HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw
5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mulai Bisnis Franchise

Iklan Billboard 970x250

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mulai Bisnis Franchise


Sebagian orang lebih memilih membeli bisnis franchise daripada harus memulai usaha dengan merek dagang sendiri. Memulai usaha dengan nama yang sudah besar dan dikenal oleh masyarakat luas tentu akan lebih mudah daripada harus memulai usaha dari nol. Faktanya, usaha franchise tidak semudah yang orang-orang pikirkan. Ada kontrak dan komitmen yang harus disepakati bersama. 

Untuk kamu yang tertarik memulai usaha franchise, berikut ada hal-hal yang perlu kamu tahu sebelum memulainya. 

1. Hindari alasan karena sedang populer 
Ketika kamu ingin memulai usaha franchise, jangan pilih jenis usaha karena alasan sedang populer atau ngetrend saat ini. Sebanyak apapun peminat produk usaha tersebut, pada suatu waktu, orang-orang akan meninggalkannya karena sudah tidak populer lagi. Popularitasnya sudah tergantikan oleh produk yang lain. 

Untuk itu, kamu harus cermat memperhitungkan seberapa lama usaha tersebut akan bertahan. Pilih jenis franchise yang bisa bertahan lama walaupun banyak produk kekinian dan populer yang hadir. Semakin lama usaha tersebut bisa bertahan, tentu akan semakin baik, bukan? 

2. Tidak mengubah sistem bisnis franchise yang dipilih 
Meskipun kamu keberatan dengan sistem franchise yang kamu pilih, kamu tidak bisa seenak hati mengubah sistem yang sudah ada. Sistem yang berlaku sudah dipilih dan diterapkan sejak sebelum kamu memilih usaha tersebut. Juga, sistem yang berlaku sudah melalui standarisasi tertentu. 

Kamu sebagai partner bisnis baru harus bisa menerima sistem yang ada. Tidak perlu mengubah apapun yang sudah disepakati bersama. Kedua belah pihak harus mengikuti kesepakatan dan jangan sampai melanggar komitmen yang sudah ditetapkan. 

3. Bisnis franchise punya peluang gagal 
Yang perlu kamu tahu juga, bisnis franchise memiliki peluang gagal yang sama besarnya dengan merintis usaha baru. Nama besar bukan jaminan. Apalagi jika pengelolanya tidak memiliki wawasan yang cukup untuk menjalankan sebuah usaha. 

Jangan hanya karena franchise yang kamu pilih sudah memiliki nama besar, kamu jadi mengesampingkan risiko gagal yang mungkin terjadi. Penting bagi kamu mengetahui risiko ini lebih awal agar bisa berjaga-jaga. Dengan memahami kemungkinan gagal ini pula, kamu akan tetap mengerahkan seluruh daya dan upaya agar bisnis franchise yang kamu rintis bisa berhasil seperti yang lainnya. 

4. Belajar dan cari tahu sebanyak mungkin informasi 
Sama seperti memulai usaha sendiri, memulai usaha franchise juga butuh pengetahuan yang cukup. Untuk itu, kamu perlu membekali diri dengan pengetahuan seputar usaha ini, seperti bagaimana cara mengelolanya, analisis SWOT usaha yang dipilih, peta persaingan usaha, risiko yang dihadapi, dan hal-hal lainnya. 

Jangan berpuas diri ketika sudah menguasai dan mengetahui informasi tertentu. Belajar sebanyak-banyaknya, baik dari buku maupun dari para pengusaha yang sudah sukses. Gali sebanyak mungkin ilmu dari sumber-sumber yang ada agar pengetahuanmu semakin banyak. 

5. Gunakan jasa penasehat hukum jika diperlukan 
Ada kontrak yang harus ditandatangani dan disepakati bersama dalam merintis usaha franchise. Gunakan jasa penasehat hukum jika kamu memerlukannya. Terutama untuk kamu yang membeli franchise dalam jumlah besar. Selain menghindari kecurangan, menggunakan jasa penasehat hukum juga akan menghindarkan kamu dari masalah di kemudian hari terkait legalitas dan kesepakatan yang dibuat. 



Demikian lima hal yang perlu diketahui sebelum memulai bisnis franchise. Meskipun sudah memiliki nama besar dengan ratusan anak cabang di berbagai tempat, usaha ini masih memiliki risiko kegagalan yang sama besarnya dengan merintis usaha sendiri. Untuk itu, kamu sebagai pengelola usaha tetap perlu mengerahkan seluruh kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki untuk membuat usaha ini tetap berjalan dan sukses.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar