HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw
Ulasan Seputar Penyebab dan Perawatan Luka Diabetes Melitus

Iklan Billboard 970x250

Ulasan Seputar Penyebab dan Perawatan Luka Diabetes Melitus


Penyakit diabetes mempunyai dua jenis yaitu ada penyakit diabetes kering dan juga diabetes basah. Dimana untuk penyakit diabetes basah juga dikenal dengan diabetes melitus dan merupakan penyakit kencing manis yang kronis. Penyakit ini ditandai dengan kadar glukosa yang ada darah lebih dari rata-rata atau tinggi. Untuk kadar glukosa darah yang normal sendiri adalah 100 mg/dl dan sesudah makan biasanya mencapai 140 mg/dl. Akan tetapi untuk penderita diabetes tentunya mempunyai kadar gula darah yang lebih tinggi dari rata-rata dan dapat untuk membuatnya mengalami berbagai hal. Seperti misalnya dapat untuk membuat perawatan luka diabetes harus lebih ekstra karena lebih susah sembuh atau bahkan bisa menjadi lebih parah, untuk melakukan perawatan luka diabetes yang tepat anda juga dapat meminta bantuan dokter yang bisa dipanggil ke rumah sehingga perawatannya lebih mudah. 

Namun, ada berbagai gejala yang perlu diperhatikan agar Anda bisa mengenali apabila mengalami diabetes. Karena pada umumnya diabetes juga tidak menunjukan gejala yang dirasakan dan apabila kondisinya memburuk tanpa terdeteksi maka akan lebih berbahaya. Oleh karena itulah Anda bisa untuk melakukan pemeriksaan cek kadar gula darah secara rutin. Apabila nantinya tidak periksa dan sudah menderita diabetes, maka nantinya akan menyebabkan berbagai komplikasi yang bisa dirasakan sehingga mengganggu kesehatan. Seperti misalnya berbagai hal seperti berikut ini: 
  1. Pertama adalah dapat untuk menyebabkan gangguan pada organ yang penting seperti ginjal. 
  2. Mengalami kelainan kulit seperti dempotasi yang mengalami bercak hitam di tulang kering. 
  3. Mengalami peradangan selulitis dan juga menyebabkan infeksi kulit. 
  4. Dapat untuk menyebabkan nekrobiosisi lipiodikan diabeteik yang merupakan kondisi luka yang kronik. 
  5. Dapat menyebabkan osteomielitis yang dapat menyebabkan infeksi pada tulang. 
  6. Dapat meneybabkan gangren yang membuat luka menjadi hitam dan berbau busuk. 
Dari resiko penderita diabetes melitus seperti di atas, salah satu hal yang berbahaya adalah ketika mengalami luka. Dimana untuk penderita diabetes pada umumnya harus melakukan perawatan luka diabetes yang lebih intensif sehingga tidak bertambah parah dan mencegah infeksi karena luka diabetes yang susah untuk sembuh. Oleh karena itulah bisa melakukan perawatan luka yang sesuai dengan jenis luka yang dialami untuk menghindari hal yang lebih berbahaya karena luka yang dialami seperti misalnya hingga harus amputasi. 

Adapun untuk berbagai jenis hal yang dapat mempengaruhi luka pada penderita diabetik adalah: 
  1. Pertama adalah neuropati diabetik yang merupakan kondisi kelainan urat saraf yang disebabkan oleh menderita diabetes melitus. Karena tingginya kadar gula dalam darah maka dapat untuk membuat urat saraf menjadi rusak dan menyebabkan mati rasa dan tidak merasa atau menurunnya rasa nyeri. 
  2. Angiopati diabetik merupakan kondisi penyempitan pembuluh darah. Hal ini dapat untuk membuat gumpalan darah menjadi tersumbat sehingga lebih mudah untuk mengalami gangren atau luka yang dapat menjadi kemerahan dan kehitaman. Luka tersebut juga bisa menyebabkan bau busuk yang mengganggu. 
  3. Infeksi yang bisa disebabkan karena berkurangnya aliran neorapati. 
Karena kondisi tubuh utamanya pada kaki yang mengalami mati rasa, maka tentunya penderita diabetes harus mengecek kakinya setiap hari. Hal tersebut agar apabila mengalami luka nantinya tidak menjadi bertambah parah karena tidak terasa. Sedangkan untuk perawatan luka diabetes yang dialami bisa untuk dibersihkan dengan baik, di perban agar tidak terkena debu, selalu rajin mengganti perban, dan juga periksa ke dokter apabila diperlukan. 

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar